June 23, 2008

Tiga Langkah Meraih Kebahagiaan Rumah Tangga

Oleh: DR. Amir Faishol Fath<http://www.dakwatuna.com/author/ustadz>
*dakwatuna.com -* Allah swt. berfirman,

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir." Ar Rum:21

*Menikah Bukti Keagungan Allah*

Ayat ini sebenarnya bagian dari cerita tanda-tanda keagungan Allah swt. dan kekuasaan-Nya. Bahwa semua yang ada di langit dan di bumi dan segala yang terjadi datang dari-Nya. Termasuk diciptakannya manusia berpasang-pasangan yang dengannya terjadi kelanjutan hidup, seperti yang disebutkan pada ayat di atas. Karenanya hakikat pernikahan dan rumah tangga bagi Allah swt. adalah ikatan yang sangat agung Karena dengannya nampak keagungan-Nya.

Sebaliknya, ketika manusia hidup di alam perzinaan, yang nampak hanyalah kebinatangan. Bila kebinatangan yang menonjol dalam hidup manusia, kerusakan pasti akan meraja lela. Paling tidak yang pertama kali hancur adalah
kemanusiaan. Manusia tidak lagi perduli dengan rumah tangga. Bila rumah
tangga hancur, garis nasab akan hilang. Lama ke lamaan manusia tidak tahu
lagi siapa sebenarnya yang ia gauli. Tidak mustahil suatu saat - bahkan ini
sudah banyak terjadi - akan lahir seorang anak dari hubungan ayah dengan
anaknya, atau hubungan ibu dengan anaknya, atau hubungan antara saudara
seayah dan sebagainya.

Karena itu pada ayat di atas, Allah swt. menjadikan hakikat
berpasang-pasangan sebagai bukti keagungan-Nya, supaya manusia tidak begitu
mudah merendahkan dirinya dengan menganggap bahwa berhubungan dengan siapa
saja boleh-boleh saja. Tidak, janganlah sekali-kali perbuatan ini dilakukan.
Sebab dengan melakukan perzinaan seseorang tidak saja mengahancurkan
kemanusiaannya sendiri melainkan lebih dari itu ia telah merendahkan Allah
swt. dengan meremehkan tanda-tanda keagungan-Nya.

Jelasnya bahwa dari ayat di atas setidaknya ada tiga langkah yang bisa kita
bahas secara mendalam dalam tulisan ini untuk mencapai kebahagiaan dalam
rumah tangga:

(a) Bangun Jiwa Sakinah
(b) Hidupkan Semangat Mawaddah
(c) Pertahankan Spirit Rahmah.

Dan ketiga langkah ini adalah bekal utama setiap rumah tangga. Bila salah
satunya hilang, rumah tangga akan rapuh dan mudah retak. Karena itu
hendaklah ketiga langkah tersebut benar-benar dicapai secara maksimal, atau
paling tidak mendekatinya.

*Bangun Jiwa Sakinah*

Allah berfirman: *litaskunuu ilaihaa*, artinya agar kau berteduh wahai para
suami kepada istrimu. Kata *litaskunuu* diambil dari kata *sakana
yaskunu*artinya berdiam atau berteduh. Dari kata
*sakana* ini di ambil istilah *sakinah* yang kemudian diartikan tenang.
Memang bisa saja kata sakana diartikan tenang, tetapi pengertian dalam ayat
ini lebih dalam lagi dari sekedar tenang.

Syaikh Ibn Asyur dalam tafsirnya At Tahrir wat Tanwiir mengartikan kata *
litaskunuu* dengan dengan tiga makna:

(1) *lita'lafuu* artinya agar kamu saling mengikat hati, seperti
uangkapan *ta'liiful
quluub*. Dalam surah Al Anfal: 63 Allah berfirman: *wa allafa baina
quluubihim* (Dialah Allah yang telah mempersatukan hati di antara mereka).
Dengan makna ini maka antara suami istri hendaknya benar-benar membangun
ikatan hati yang kuat. Dan sekuat-kuat pengikat hati adalah iman. Maka
semakin kuat iman seseorang, semakin kuat pula ikatan hatinya dalam rumah
tangganya. Sebaliknya semakin lemah iman seseorang, bisa dipastikan bahwa
rumah tangga tersebut akan rapuh dan mudah retak.

(2) *Tamiiluu ilaihaa* artinya kau condong kepadanya. Condong artinya
pikiran, perasaan dan tanggung jawab tercurah kepadanya. Dengan makna ini
maka suami istri bukan sekedar basa-basi untuk bersenang-senang sejenak.
Melainkan benar-benar dibangun di atas tekad yang kuat untuk membangun masa
depan rumah tangga yang bermanfaat. Karenanya harus ada kecondongan dari
masing-masing suami istri. Tanpa kecondongan pasti akan terjadi
keterpaksaan.

Karena itu orang tua jangan memaksakan kehendaknya jika memang ternyata
dalam diri anaknya tidak ada kecondongan. Saya sering menemukan seorang anak
muda mengeluh karena dipaksa orang tuanya untuk menikah dengan si fulanah.
Sementara dalam diri anak muda tersebut tidak ada kecondongan sama sekali.
Tapi orang tuanya mengancam dan bahkan menganggap ia bukan anaknya jika
tidak mengikuti keinginannya.

Ini tentu sikap yang tidak pada tempatnya. Orang tua harus tahu bahwa *
sakinah* dalam rumah tangga tidak akan di capai tanpa adanya kecondongan.
Pun orang tua harus tahu bahwa yang akan hidup bersama istrinya adalah sang
anak. Maka tidak benar menggunakan kartu merah orang tua, untuk memaksakan
kecondongannya supaya anak mengikutinya.

Seringkali rumah tangga hancur karena orang tua tidak meperhatikan
kecondongan sang anak. Karena itu untuk membangun sakinah harus ada dalam
diri masing-masing suami istri kecondongan.

(3) *Tathma'innuu biha* artinya kau merasa tenang dengannya.

Dalam surah Ar Ra'd:28 Allah berfirman: *alaa bidzikrillahi tathma'innul
quluub* (Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram).
Dari sini nampak bahwa untuk mencapai ketenangan dalam rumah tangga hanya
dengan banyak berdzikir kepada Allah.

Para ulama menyebutkan bahwa dzikir ada tiga dimensi:
*dzikurullisan*(dzikir dengan lidah),
*dzikrul qalb* (dzikir dengan hati) maksudnya hatinya selalu sadar dan ingat
kepada Allah, dan *dzikrul haal* (dzikir dengan perbuatan), maksudnya
seluruh perbuatannya selalu dalam ketaatan kepada Allah swt. Maka sungguh
tidak mungkin mencapai sakinah rumah tangga yang penuh dengan kemaksiatan
kepada Allah swt.

Termasuk kemaksiatan ketika masing-masing suami suka berbohong. Banyak rumah tangga yang retak karena ketidak jujuran masing-masing suami istri. Bila
seorang suami suka berbohong pasti sang istri akan gelisah. Selanjutnya
ketenangan akan hilang dalam rumah tangga. Sebaliknya bila istri suka
berbohong, sang suami pasti tidak akan merasa tenang bersamanya. Bila suami
tidak tenang, bisa jadi kelak rumah tangga akan terancam. Dari sini
perceraian demi perceraian terjadi. Asal muasalnya karena kebiasaan tidak
jujur dan dosa-dosa.

*Hidupkan Semangat Mawaddah*

*Mawaddah* artinya cinta. Imam Hasan Al Bashri mengartikan kata
*mawaddah*sebagai metafor dari hubungan seks. Jelasnya bahwa
*mawaddah* adalah perasaan cinta dan senang dengannya rumah tangga menjadi
bergairah dan penuh semangat. Tanpa *mawaddah* rumah tangga akan kering. *
Mawaddah* biasanya sangat personal. Ia tidak tergantung kepada kecantikan
istri atau ketampanan suami. Boleh jadi di mata banyak orang wanita itu
tidak cantik, tetapi sang suami sangat mencintainya. Pun boleh jadi wanita
itu disepakati sebagai wanita cantik, tetapi sang suami ternyata sangat
membencinya.

Sebagian ulama tafsir mengatakan bahwa cinta biasanya sering menggebu di
masa muda atau di awal-awal pernikahan. Lama ke lamaan setelah masuk dalam
rutinitas rumah tangga, getaran cinta menjadi melemah. Karenanya Allah swt.
bekali *rahmah* sebagai pengimbangnya, supaya ketika sinyal cinta mulai
redup, masih ada semangat *rahmah* yang akan menyelamatkan rumah tangga
tersebut. Lain halnya dengan orang-orang yang membangun rumah tangga hanya
dengan modal cinta, rumah tangga rentan mudah roboh dan tidak kokoh.

Ibarat mesin, *mawaddah* adalah dinamo penggerak yang mengairahkan. Dengan *
mawaddah* rumah tangga menjadi dinamis dan produktif. Sebaliknya bila jiwa *
mawaddah* hilang, rumah tangga akan menjadi monoton tanpa dinamika sama
sekali. Dalam penelitian saya minimal ciri *mawaddah *ada tiga:

(a) Katsratut tahaady (selalu saling memberi hadiah), karena seperti kata
Nabi saw. dengan saling memberi hadiah cinta akan selalu hangat.

(b) Katsratu dzikrihi (selalu saling mengingat kebaikannya). Sebab dengan
mengingat kebaikannya seseorang akan selalu merasa berhutang budi. Hindari
melihat keburukan dan kekurangannya, karena itu akan menumbuhkan kebencian
dan perselisihan tiada henti.

(c) Katsratul ittishaali ma'ahu (selalu saling berkomunikasi) sebab dari
kemunikasi akan hilang prasangka. Banyak hal yang sebenarnya dimaksudkan
untuk kebaikan, tetapi karena lemahnya komunikasi seringkali kesalahpahaman
terjadi.

*Pertahankan Spirit Rahmah*

*Rahmah *artinya kasih sayang, diambil dari kata *rahima yarhamu*. Dari kata
ini pula diambil kata *ar rahmaan* salah satu nama Allah swt. Bahwa Allah
Maha Penyayang. Para ahli tafsir mengatakan bahwa rahman-Nya Allah meliputi
seluruh mahluk-Nya: manusia, binatang, dan mahluk-mahluk lainnya. Termasuk
orang-orang yang tidak beriman, karenanya mereka masih bisa hidup dan bisa
menikmati fasilitas kehidupan dari Allah, padahal mereka setiap hari tidak
mentaati-Nya. Kata *rahmah* lebih bermakna kesungguhan untuk berbuat baik
kepada orang lain, apa lagi kepada keluarga.

Memang setiap orang mempunyai kekurangan, dan tidak ada seorang pun yang
mecapai kesempurnaan. Maka jika setiap manusia selalu mempersepsikan adanya
pasangan yang sempurna, pasti pada akhirnya ia tidak akan pernah punya
pasangan. Dalam pepatah Arab dikatakan: *"Man talaba akhan bilaa 'aibin
laqiya bilaa akhin (orang yang mencari kawan tanpa cacat, pasti pada
akhirnya ia tidak akan punya kawan).*

Kata *rahmah* lebih mencerminkan sikap saling memahami kekuarangan
masing-masing lalu berusaha untuk saling melengkapi. Sikap
*rahmah*menekankan adanya sikap saling tolong menolong dalam
bersinergi, sehingga kekurangan berubah menjadi kesempurnaan.

Sikap rahmah seringkali berperan ketika semangat cinta mulai menurun.
Biasanya itu terjadi setelah usia suami istri sama-sama mencapai tahap tua.
Cucu sudah mulai banyak. Badan banyak sakit-sakitan. Pada saat itu
kebertahanan rumah tangga sangat ditopang oleh kekuatan *rahmah* (kasih
sayang).

Karena itu *mawaddah dan rahmah* ibarat dua sayap bagi burung. Bila kedua
sayap itu berfungsi dengan baik, maka rumah tangga akan berjalan penuh
kebahagiaan. Ibarat burung terbang di angkasa, ia menikmati keindahan alam
semesta dan penuh dengan kelapangan dada. Tanpa sedikit pun ada beban di
hatinya. Terbang ke mana saja ia mau, tidak ada hambatan dan kesulitan.

*Kesadaran Akhirat*

Pada penutup ayat di atas Allah swt. berfirman: *inna fiidzaalika laayatil
liqawmiyyatafakkaruun* maksudnya bahwa itu semua merupakan bukti bagi
orang-orang yang berpikir. Yaitu orang-orang yang menggunakan akalnya untuk
memahami ajaran Allah swt.

Dalam Al Qur'an banyak sekali penegasan bahwa kelak di hari Kiamat banyak
manusia menyesal karena selama di dunia tidak menggunakan akalnya. Allah
swt. berfirman,

*"Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan
(peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka
yang menyala-nyala." *Al Mulk:10

Dari sini nampak bahwa yang membedakan antara manusia dan mahluk lainnya
adalah karena manusia Allah bekali akal. Dan di antara ciri orang-orang
berakal bahwa ia selalu menegakkan kedamaian dalam hidupnya terutama minimal
dalam rumah tangganya. Maka ketika ia tidak bisa membangun kedamaian dalam
rumah tangganya, bisa dipastikan ia akan gagal dalam lapangan kehidupan yang
lain.

Bila seseorang gagal dalam rumah tangga otomatis ia menyesal. Menyesal
karena telah menyia-nyiakan kesempatan untuk berbuat baik selama di dunia.
Penyesalan itu terjadi kelak setelah ia tahu bahwa ternyata Allah tidak
menyia-nyiakan sekecil apapun yang dilakukan manusia. *Famayya'mal mitsqaal
dzarratin khairay yarah wamay ya'mal mitsqaala dzarratin syarray
yarah*(Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun,
niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula." Qs. Az
Zalzalah:7-8.

Kesadaran akhirat seperti inilah yang harus selalu dicamkan oleh setiap
suami istri, karena hanya dengan kesadaran ini semua prilaku akan menjadi
baik dan rumah tangga akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. *Wallahu'
alam bishshwab.*

                            

May 21, 2008

Godaan Dunia

Smoga Qta selalu lebih mawas diri, karena didunia ini hanya untuk sementara....

Rasulullah SAW bersabda,
''Tidak ada seorang pun yang berjalan di air kecuali tumitnya pasti basah.
Demikian pula orang yang memiliki duniawi, ia tidak bisa selamat dari
dosa-dosa.'' (HR Baihaqi dari Anas).


Hadits di atas merupakan peringatan bagi kita bahwa dunia, seperti
kekayaan/harta, keluarga atau, jabatan-yang kita miliki dan kuasai akan
menjerumuskan kita kepada kehancuran dan dosa jika tidak pandai dalam
menyikapinya. Bahkan, di hari kiamat kelak kekayaan yang tidak dikeluarkan
zakat dan sedekahnya akan dikalungkan.

Perhatikan peringatan Allah dalam firman-Nya,
''Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah
berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka bahwa kebakhilan itu baik
bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta
yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari
kiamat. Dan kepunyaan Allahlah segala warisan (yang ada) di langit dan di
bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.'' (QS 3: 180).

Paling tidak ada tiga hal yang harus kita lakukan agar kita tidak terlena
oleh godaan dunia.

Pertama, kita harus menyadari bahwa kehidupan dunia ini hanya sementara,
dan kehidupan akhiratlah yang kekal. Dalam kaitan ini Allah menerangkan,
''Ketahuilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan
suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta
berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang
tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi
kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di
akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta
keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang
menipu.'' (QS 57: 20).

Kedua, menyadari bahwa apa pun yang kita miliki merupakan amanah yang akan
dimintai pertanggungjawaban di hadapan Yang Maha Adil dan Bijaksana.
Kesadaran ini berdampak pada timbulnya sikap untuk selalu menjaga dan
menunaikan hak-haknya dari apa yang kita miliki, seperti mengeluarkan
zakat dan sedekahnya.

Allah berfirman,
''Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu
membersihkan dan menyucikan mereka dan mendoalah untuk mereka.
Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan
Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.'' (QS 9: 103).

Ketiga, sederhanalah dalam kehidupan. Kesederhanaan mengajarkan kita untuk
selalu dapat mensyukuri setiap karunia yang Allah berikan. Kesederhanaan
pun mengajari kita untuk tidak serakah.
Rasulullah menjelaskan keuntungan dari hidup sederhana dalam sabdanya,
''Barang siapa yang sederhana terhadap dunia, maka Allah mengajarkannya
sesuatu yang tanpa belajar, dan memberinya petunjuk tanpa hidayah secara
langsung dan telah menjadikannya melihat, dan Allah membukakan daripadanya
kebutaan.'' (HR Abu Na'im dari Ali).

Wallahu a'lam bishshawab.

(Sumber : Hikmah Republika, oleh Mulyana)

December 20, 2007

Selamat Idul Adha 1428

Baru kali ini bisa mengerti makna Idul Adha dari Qurban Sapi/Kambing...biasanya sih cuma tau ikut Qurban kambing,solat idul adha,dapat kambing-nya n dimakan..that's all

Setelah menikah ini, gw banyak tau dari klrg. mas...jadi kemarin pagi jam 9 am di daerah mas, kami mendatangi tempat penyembelihan sapi/kambing yang sudah ditersediakan karena memang kami turut urun dlingkungan mas, panitia penyelenggara teratur sekali scara pak RW-nya patut dacungin JEMPOL TOP dee..dari snack,tmpt duduk utk yg mau liat,ditendain pula...saat pemanggilan nama dari mas n bunda ijab qobul sapi harus dilaksanakan karena katanya sapi/kambing itu harus tau sapa majikannya bwt diAKHIRAT nanti..disamping itu qta nanti bisa melalui jembatan " khusnul qhotimah ",coz satu²nya kendaraan yang akan qta tumpangi nantinya...waaahh merinding skali dengarin crita bunda :)

Allahu akbar Allahu Akbar...gw ngeliat proses di doa-inya dan penyembelihan sapi (fur de firsttime!)....uughh sedih juga dengarin suara sapi-nya yang masih meraung²....bundakoe sampe menangis ga tega, tetapi itu semua uda kehendak ALLAH SWT.

amaze !

o btw, Qta juga harus mencoba daging yang sudah diQurban tsebut....

*sayang banget gw ga bw digitcam..jd ga dpoto² deee :(

October 21, 2006

MaMet Lebaran yaaa..

Sesuatu yang baik, belum tentu benar.
Sesuatu yang benar, belum tentu baik.
Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga.
Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus.
Pikiran yang terbuka dan mulut yang tertutup merupakan suatu kombinasi kebahagiaan.

Semakin banyak Anda berbicara tentang diri sendiri, semakin banyak pula kemungkinan untuk Anda berbohong.
Jika Anda tidak bisa menjadi orang pandai, jadilah orang yang baik. Seorang teman sejati akan membuat Anda hangat dengan kehadirannya,mempercayai akan rahasianya dan mengingat Anda dalam doa-doanya.

Doa memberikan kekuatan pada orang yang lemah, membuat orang tidak percaya menjadi percaya dan memberikan keberanian pada orang yang ketakutan.
Jika kita berbuat baik, kebaikan pula yang akan kita terima kelak.

Senyum tidak hanya akan menampilkan wajah yang cerah, namun juga menghangatkan jiwa. Cinta itu angkuh dan lembut.
Lebih baik memiliki cinta daripada memiliki semua bintang di langit.

Yang penting bukan berapa lama kita hidup, tetapi bagaimana kita hidup. Nasihat yang baik tidak pernah datang terlambat.
Iri hati yang ditunjukan kepada seseorang akan melukai diri sendiri. Anda cuma bisa hidup sekali saja didunia ini, tetapi jika anda hidup dengan benar, sekali saja sudah cukup. Kenangan indah masa lalu hanya untuk dikenang, bukan untuk diingat-ingat.

Rasa takut bukanlah untuk dinikmati, tetapi untuk dihadapi. Orang bijaksana selalu melengkapi kehidupannya dengan banyak persahabatan. Lidah anda yang menentukan siapa anda. Diantara isi rumah tangga, anak-anaklah yang terbaik. Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri. Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam. Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa. Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim. Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji.

Jika Anda tidak memulai hari ini dengan senyuman, belum terlambat untuk mencobanya pada hari esok. Buka mata kita lebar-lebar sebelum menikah, dan biarkan mata kita setengah terpejam sesudahnya Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu di dalam hatimu dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya.

Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran. Dialah hiasan dikala kita senang dan perisai diwaktu kita susah Namun kita tidak akan pernah memiliki seorang teman, jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan. Karena semua manusia itu baik kalau kita bisa melihat kebaikannya dan menyenangkan kalau kita bisa melihat keunikannya tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan kalau kita tidak bisa melihat keduanya.

Tak seorang pun sempurna. Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak. Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah. Bila Kita mengisi hati kita dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, kita tak memiliki hari ini untuk kita syukuri. Perlukah merasa kecil dan malu dihina? Orang yang dihina itu sebenarnya memungut pahala cuma-cuma tanpa perlu bersusah payah.

Semulia-mulia manusia ialah siapa yang mempunyai adab, merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi, memaafkan ketika berdaya, membalas dan bersikap adil ketika kuat.

Barang siapa yang selalu kekenyangan maka banyaklah dagingnya, dan siapa yang banyak dagingnya maka kuatlah nafsunya. Siapa yang kuat nafsunya maka banyaklah dosanya, siapa yang banyak dosanya maka keraslah hatinya dan siapa yang keras hatinya maka tenggelamlah dia dalam bencana dunia serta keindahannya.

Sesungguhnya sebagian perkataan itu ada yang lebih keras dari batu, lebih tajam dari tusukan jarum, lebih pahit daripada jadam dan lebih panas daripada bara. Sesungguhnya hati adalah ladang, maka tanamlah ia dengan perkataan yang baik, karena jika tidak tumbuh semuanya (perkataan yang tidak baik) niscaya tumbuh sebagiannya.

Ramadhan sudah diujung jalan,
Jika Allah berkehendak InsyaAllah kita kan menemui Ramadhan
berikutnya.
Semoga Gelar taqwa InsyaAllah akan menjadi milik kita yang
berharga sebagai modal langkah kita selanjutnya
Salah paham, kesedihan, ego, sakit hati, adalah proses
dari kehidupan kita.

    Tapi Allah membuatnya dengan sangat sempurna, tidak
    ada yang sia - sia dari apa yang sudah Allah kemas
    dengan baik dalam bingkai rumah kehidupan kita
    Tidak ada yang lebih mulia pada hari dimana semua
    malaikat memanjatkan doa, dimana tidak ada kegiatan
    baik yang tidak dilipat gandakan amalannya oleh Allah.

    "MAKA NIKMAT TUHANMU YANG MANAKAH YANG KAMU DUSTAKAN..."

    teringat ayat ini terus berulang di Ar-Rahman...
    teringat kelemahan diri akan segala khilaf dan salah...
    semoga Ramadhan ini membawa perbaikan, dan kesejukan...
    seperti layaknya embun di pagi hari
    berkilau tertimpa cahya mentari...
    semoga di masa mendatang  terus dianugrahi kebeningan hati...
    seperti layaknya telaga Kautsar..

Tidak ada simpanan yang lebih berguna daripada ilmu.
Tidak ada sesuatu yang lebih beruntung daripada adab.
Tidak ada kawan yang lebih bagus daripada akal.
Tidak ada benda ghaib yang lebih dekat daripada maut
Dan tidak ada kalimat yg pantas diucapkan saat ini, kecuali.............

MINAL AIDIN WAL FAIDZIN

TAQABALLAHU MINNA WA MINKUM

TAQABAL YAA KARIIM

SELAMA HARI RAYA IDUL FITRI 1427 H

Mohon Maaf Lahir dan Batin

-WINdOWS-

September 22, 2006

Happy Shaum

6081Alhamdulillah kau pertemukan kami ke bulan Ramadhan 1427 H...gw bsyukur banget akhirna uda ganti puasa yang sebelumnya..tp yaa dengan kau pertemukan lagi sepertina gw blm bisa membuka puasa awal Ramadhan ini secara gw masih got period,maap yaa...kemungkinan 2 hari gw bisa bolong puasa huhuhu,,dtambah bln depan..wahhh bakalan banyak bolonng nie puasa gw,sotoyy ya gw tp prediksinya sepertina emg bgtu...tp insya Allah do my best!!

oia klo ingat taon lalu itu gw puasa cuma kalah 4...not bad! tp sangat dsayangkan coz kami ga solat ied'..saat itu kami gi mudik dsemarang dengan waktu yang berbeda jd telaaaattt huhuhuuuu..tp gpp insya allah taon ini bisa...wlopun suasananya bakalan berbeda dgn taon lalu..gmn²na yeaaa will see deehhh scara gw akan mengalami new things life such as get bored being jomblogarl...mkna gw harus carii ksibukannn sdirii nie !! hmmm apa yaa?? whuaaaaaa paraahh²...maskoe sibuuukkk skriip TETEP bok'...btw jgn tlalu dforsir yaaaa mas I knoe u want it to b perfect but just do ur Best toughh !! =)

` Marhaban Ya Ramadhan `

Mata kadang salah melihat....

Mulut kadang salah berucap....

Hati kadang salah menduga.....

Maafkan segala kekhilafan yang pasti ada.... 

Mohon Maaf Lahir dan Bathin yaaa ^_^

MaMet Berpuasaaa  ya teman²....

My Photo

Photo Albums

July 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31    
Powered by Friendster Blogs
Member since 08/2005